Monday, May 16, 2011

Dewi Susanti; Seindah Kupu-kupu

Bicara soal kecantikan dengan Dewi Susanti rasanya tak akan ada habisnya. Menurut Dewi, Tuhan sebenarnya memberikan ekspresi wajah yang baik kepada siapapun. Tinggal bagaimana seseorang itu memancarkan kecantikannya dengan selalu berbuat baik, berpikir positif, dan bersikap jujur.
         Tiga poin di atas, ditambah dengan kasiat air wudhu ternyata adalah rahasia kecantikan pemilik Griya Cantik Dewi Susan ini. Tak heran bila banyak orang kemudian ‘tertipu’ dengan penampilannya. Ya, siapa sangka wajahnya yang selalu segar tanpa kerutan, mulus tanpa jerawat dan cantik ceria ini adalah milik wanita berusia 44 tahun.
         Seperti saat bertemu WI di sebuah kafe di Jakarta Selatan pekan lalu misalnya. Dengan celana jins dan kemeja hijau longgar, Dewi –begitu ia akrab disapa- tampil bak mahasiswa yang baru pulang kuliah. Rambut sebahunya dibiarkan tergerai, membingkai make up tipis yang melekat halus di wajahnya. Saat difoto, ibu dua anak ini pun bergerak dengan lincahnya, tanpa canggung.

Maya Miranda Ambarsari; Wanita Biasa dengan Pemikiran Luar Biasa

Wajahnya yang cantik dengan balutan busana yang pas menunjukkan ia pandai menampilkan diri. Sorot matanya yang ramah juga menandai jika ia sosok yang terbuka dan bersahabat. Sementara gayanya yang luwes, menggambarkan bagaimana ibu 1 anak ini begitu menikmati hidupnya.


Ya, itulah kesan yang membekas saat menjumpai Maya Miranda Ambar Sari di rumahnya yang asri. Mengenakan busana batik lembut berwarna kebiruan dengan paduan kain senada, Maya –begitu President Director pada empat perusahaan penambangan emas ini disapa-, menyambut kedatangan WI dengan akrabnya. Seolah kami sudah kenal sekian lama.

Wednesday, March 16, 2011

Ginza; Area Belanja Termahal di Dunia

Bukannya tak prihatin dengan gempa dan tsunami yang melanda Jepang, saya hanya melanjutkan postingan tentang perjalanan ke negri sakura yang cantik dan mewah ini. Tentunya jauh sebelum Miyagi dan Sendai diluluhlantakkan oleh gempa berkekuatan 9 skala richter dan gulungan tsunami setinggi 10 meter.

Oke, kali ini saya ingin mengabadikan tentang Ginza, kawasan termahal di Jepang, bahkan di dunia. Oya, sebelum saya melanjutkan tulisan ini, saya sempat browsing dan ternyata wilayah ini tidak mengalami kerusakan ataupun perubahan pasca diguncang gempa. Itulah salah satu kehebatan Jepang.
Coba Indonesia. Barusan ada kabar dari teman yang baru pulang dari Senayan City, karena hujan deras sebagian bangunan Sency rusak dan menimpa mobil Alphard dan Lexus. Hmmmm

Friday, March 4, 2011

Fashion Show Jalanan di Harajuku

Tak lengkap rasanya bila ke Tokyo tidak singgah ke Harajuku. Maka setelah mengikuti tour sehari, aku dan Mba Boni dari Tabloid Ayah Bunda pun merayu Mr. Komatsu-san untuk mengantar kami ke Harajuku. Jadilah Sabtu malam itu, kami memanjakan mata di pusat perbelanjaan yang sangat terkenal sejak tahun 70an. Entah bagaimana mulanya, remaja Jepang seakan berdandan khusus untuk menampilkan diri mereka di keramaian Harajuku.

Ini dia beberapa fotonya:


Gambar ini menyambut di stasiun Jr Harajuku, Distrik Shibuya, Tokyo. Selanjutnya adalah beberapa gaya kawula muda Jepang yang berhasil saya jepret.










Tuesday, March 1, 2011

Tokyo; Sehari di Pusat Kota Timur

Karena blog saya ini baru, boleh dong ya agak mundur ke belakang. Itung-itung menyimpan kenangan dan pengalaman dari tugas kantor yang juga menjadi kesempatan jalan-jalan. Inilah salah satu keuntungan menjadi awak media..he,he,he..
Oke, saya mulai dari Jepang ya..

Kamis, 22 Mei 2010. 
Ini hari terakhir saya di Tokyo. “Hari untuk jalan-jalan,” kata Komatsu-san. Lelaki 30 tahun dari Yakult itu mendampingi kami sejak 7 hari lalu. Membawa kami berbaur dengan warga kota yang selalu terlihat bersemangat, melangkah dengan cepat.